Sore itu seperti biasanya, saya berkeliling perumahan untuk refreshing, dan sekalian bersilaturahmi untk bertegur sapa dengan para tetangga, (istilahnya jalan-jalan sore). Ketika melewati sederetan pedagang kaki lima tiba-tiba anak saya yang kecil (berumur 6 tahun) berbisik.
"Pak ... urat itu binatangnya kayak mana sih .....??" saya yang sedikit binggungpun berbalik bertanya "Binatang urat....?!!" "ya, " jawab anak saya. Belum hilang binggung saya, kembali anak saya mengatakan sambil menunjuk ke sebuah tenda yang ada tulisannya BAKSO SAPI, BAKSO URAT, BAKSO CEKER, BAKSO IKAN "Itu lho pak ! kok ada bakso urat !" katanya lagi. Spontan saya langsung paham bahwa yang dimaksudnya adalah SAPI ADALAH BINANTANG, CEKER ADALAH KAKI AYAM, IKAN ADALAH HEWAN, DAN URAT.... ?!! gimana ya .... cara menjelaskannya. Kembali saya katakan padanya dengan jawaban sekenanya, karena saya takut dia kecewa "Nak... Urat itu adalah daging yang sangat keras, misalnya otot ". "Daging keras kok dijual " timpalnya. "Ah ... entahlah " jawab saya sambil menggandengnya menyeberang jalan. Dalam benak saya tersenyum mengingat kata BINATANG URAT.
"Pak ... urat itu binatangnya kayak mana sih .....??" saya yang sedikit binggungpun berbalik bertanya "Binatang urat....?!!" "ya, " jawab anak saya. Belum hilang binggung saya, kembali anak saya mengatakan sambil menunjuk ke sebuah tenda yang ada tulisannya BAKSO SAPI, BAKSO URAT, BAKSO CEKER, BAKSO IKAN "Itu lho pak ! kok ada bakso urat !" katanya lagi. Spontan saya langsung paham bahwa yang dimaksudnya adalah SAPI ADALAH BINANTANG, CEKER ADALAH KAKI AYAM, IKAN ADALAH HEWAN, DAN URAT.... ?!! gimana ya .... cara menjelaskannya. Kembali saya katakan padanya dengan jawaban sekenanya, karena saya takut dia kecewa "Nak... Urat itu adalah daging yang sangat keras, misalnya otot ". "Daging keras kok dijual " timpalnya. "Ah ... entahlah " jawab saya sambil menggandengnya menyeberang jalan. Dalam benak saya tersenyum mengingat kata BINATANG URAT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar